Kemudian, Hariadi (Flight Operations Officer/FOO) memiliki sertifikat kesehatan Kelas 3, dengan hasil pemeriksaan medis terakhir pada 12 Juli 2024, dinyatakan Fit dan berlaku hingga 12 Juli 2026.

Baca Juga: TNI AU Turunkan Korpasgat Usai Temukan Titik Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Florencia Lolita (Flight Attendant) memiliki sertifikat kesehatan Kelas 2, dengan hasil pemeriksaan medis terakhir pada 31 Januari 2025, dinyatakan FIT dan berlaku hingga 31 Januari 2026.

Esther Aprilita Pinarsinta Sianipar (Flight Attendant) memiliki sertifikat kesehatan Kelas 2, dengan hasil pemeriksaan medis terakhir pada 24 September 2024, dinyatakan FiT dan berlaku hingga 24 September 2026.

"Dengan demikian, tidak terdapat catatan medis yang menunjukkan awak pesawat tidak laik secara kesehatan pada saat bertugas,” tegasnya.

Baca Juga: Update Pencarian Pesawat Jatuh di Sulsel, Tim SAR Temukan Puing Utama Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

Dirjen Perhubungan Udara mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir dalam menggunakan moda transportasi udara.