BOGOR, CEKLISSATU – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi terkait rencana pemerintah untuk kebijakan WFA bekerja dari mana saja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dedi Mulyadi mengatakan, WFA untuk ASN di Jawa Barat belum perlu dilakukan.
Dia menambahkan, saat ini belum ada kebutuhan mendesak yang membuat ASN harus bekerja dari mana saja.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang fokus pada program-program pembangunan yang bersifat konstruktif.
Sehingga, lanjut dia, kehadiran ASN di lapangan secara langsung itu lebih dibutuhkan, bukan hanya sekedar WFA.
“Jawa Barat inipekerjaannya sangat konstruktif, misalnya beresin jalan, irigasi, reboisas, dan sebagainya. Itu semua harus ada keterlibatan langsung di lapangan,” ujar Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Bandung Ingatkan ASN Bekerja Sesuai Aturan dan Tidak Melanggar Hukum
Dedi juga mengatakan bahwa ASN di Jawa Barat hingga kini masih didorong melakukan pekerjaan secara langsung dilapangan.
Maka dari itu ASN di Jawa Barat didorong untuk menjadi pelaksana kerja nyata di lapangan.
Bukan sekadar mengerjakan tugas administratif dari balik meja kantor.
Baca Juga: ASN di Pelayanan Publik Tak Dapat Kebijakan WFH, Sekda Jabar: Jangan Ada Penurunan Kinerja
“Saya menyebutnya, ASN kita hari ini adalah pekerja lapangan, bukan pekerja kantoran,” kata Dedi Mulyadi.