JAKARTA, CEKLISSATU – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menegaskan bahwa warna merah pada bamper atau pelat penumbuk lokomotif bukan sekadar unsur estetika, melainkan bagian penting dari standar keselamatan perjalanan kereta api yang berlaku secara nasional maupun internasional.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa pemilihan warna merah memiliki alasan teknis dan keselamatan yang jelas. “Merah adalah warna universal untuk menandakan bahaya dan peringatan. Warna ini sangat kontras dengan lingkungan sekitar, sehingga memudahkan pengemudi kendaraan maupun masyarakat untuk mengenali keberadaan kereta dari jarak jauh, khususnya di perlintasan sebidang,” ujar Ixfan.

Selain sebagai simbol peringatan, warna merah juga memiliki visibilitas tinggi di berbagai kondisi cuaca, baik siang maupun malam hari, maupun saat jarak pandang terbatas akibat hujan atau kabut. Kombinasi antara warna merah pada bamper dan lampu lokomotif di bagian depan semakin meningkatkan faktor keselamatan operasional.

Baca Juga: Kenapa Sambungan Rel Kereta Api Harus Ada Celah? Ini Penjelasannya

“Warna merah pada bamper lokomotif juga memudahkan petugas dalam proses pemeriksaan dan perawatan. Kerusakan seperti penyok, retak, atau cat terkelupas dapat terlihat dengan cepat, sehingga perbaikan dapat segera dilakukan,” tambah Ixfan.