"Jangan lupa boikot!! Sebagai 1 dari 142 negara yang mengakui Palestina, jangan sekedar omon-omon! Harus ada aksi nyata. Kita berharap genosida dihentikan, bantuan segera masuk," tegas Yulia Bayangkara, seorang anggota Komunitas Mujahidah Sahabat Palestina.

Aksi terpusat di monumen solidaritas Asia Afrika. Berbagai pertunjukan yang menarik digelar di sana. 

Di antaranya penampilan dance hip-hop dan sepatu roda, puisi, serta teatrikal bayi-bayi yang dilumuri darah. Peserta mengiringi pertunjukan tersebut dengan chant "free free Palestine". 

Baca Juga: Hamas dan Israel Sepakat Hentikan Perang, Perjanjian Genjatan Senjata akan Ada Pertukaran Tahanan

Selain itu, sebagian peserta mengenakan cosplay pakaian wartawan dan dokter sebagai pengingat bahwa profesi pers dan dokter tidak aman di Gaza. 

Israel menargetkan wartawan supaya tidak ada fakta yang keluar dan menargetkan staf medis untuk menahan mereka menyelamatkan korban luka.

March Gaza 3.webp
GELAR AKSI: Global March to Gaza yang saat ini tertahan di Mesir membuat ratusan warga Bandung berkumpul di Monumen Dasasila menuntut gerbang Rafah dibuka.

Telah lebih dari 200 jurnalis dibunuh Israel. Lebih dari 1000 petugas medis wafat dalam menjalankan tugasnya di Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Aksi ini mendapat perhatian masyarakat sekitar yang tertarik dengan pertunjukan teatrikal, juga penampilan hip-hop dan sepatu roda. Mereka berfoto dengan poster-poster dan boneka bayi Gaza.