Peserta aksi mulanya berkumpul di Monumen Dasasila lalu melakukan short march ke Monumen Solidaritas Asia Afrika. 

Baca Juga: Antisipasi Eskalasi Lebih Lanjut, Kemenlu dan KBRI Teheran Monitor Kondisi WNI di Iran

Short march ini sebagai simbolisasi berjalan menuju Gaza. Sebagaimana mereka menamai aksi damai ini, yaitu "Global March for Gaza".

Seorang warga Bandung, Irma Febrianti menegaskan kehadirannya pada aksi tersebut bukan tanpa alasan. Mereka berkumpul di sana untuk kemanusiaan. Menegaskan keberpihakan kepada Palestina.

"Kami di sini tidak akan biarkan anak-anak terbunuh, para wanita dan ayah menjadi korban ketidakadilan, kelaparan yang terus terjadi di mata dunia. Gerak kita tidak akan berhenti sampai keadilan dan kebebasan Palestina terjadi," ujar Irma.

March Gaza 2.webp
GELAR AKSI: Global March to Gaza yang saat ini tertahan di Mesir membuat ratusan warga Bandung berkumpul di Monumen Dasasila menuntut gerbang Rafah dibuka.

Aksi tersebut juga menyoroti bagaimana boikot menjadi hal krusial untuk dilakukan. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Sebut Banyak Negara Bicara Soal HAM, Tapi Diam Saat Anak-anak Gaza Dibom

Mereka menekankan untuk terus mengintensifkan boikot terhadap produk terafiliasi Israel. Tidak hanya sekarang, tapi untuk selamanya.