JAKARTA, CEKLISSATU.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong percepatan transformasi digital pengelolaan zakat nasional melalui penyelenggaraan Zakat Tech Mini Expo 2025.

Zakat Tech Mini Expo yang diadakan BAZNAS, merupakan sebuah forum inovatif yang menghadirkan beragam teknologi, aplikasi digital, serta kolaborasi antara BAZNAS daerah, mahasiswa, dan mitra strategis.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Nadratuzzaman Hosen menegaskan, penguatan sistem digital merupakan langkah strategis untuk memastikan tata kelola zakat semakin adaptif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Dorong Pemerataan Pendidikan, BAZNAS Siapkan Rp40 M untuk Beasiswa Persiapan Kuliah Bagi 10.000 Santri

“Modernisasi dan digitalisasi adalah fondasi utama agar pengelolaan zakat mampu menjawab kebutuhan zaman. Melalui Zakat Tech Mini Expo 2025, kami ingin memperluas pemanfaatan teknologi, memperkuat integrasi sistem, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan transparan,” ujar Prof. Nadra, dikutip dari keterangannya, Jumat (28/11/2025).

Zakat Tech Mini Expo 2025 menjadi bagian dari rangkaian Rakernis Transformasi Digital Nasional, yang menyoroti pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), Digital Marketing fundrising, serta modernisasi SIMBA, aplikasi pengelolaan zakat yang digunakan oleh seluruh BAZNAS daerah.

Prof. Nadra menambahkan, kehadiran Zakat Tech Mini Expo bukan sekadar pameran teknologi, tetapi upaya memperkuat literasi digital amil, meningkatkan kolaborasi, serta membuka jalan bagi inovasi yang memberikan manfaat nyata.

Baca Juga: Kolaborasi BAZNAS dan BNN RI: Zakat Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi di Daerah Rawan Narkoba

“Transformasi digital bukan tujuan akhir. Yang ingin kita capai adalah pelayanan zakat yang semakin profesional, berdampak, dan memudahkan masyarakat dalam berzakat dan mengakses manfaat zakat,” jelasnya.

Melalui Zakat Tech Mini Expo 2025, BAZNAS RI berharap momentum digitalisasi dapat terus berlanjut dan diterapkan secara luas di seluruh provinsi dan kabupaten/kota, sehingga pengelolaan zakat nasional semakin kuat, terukur, dan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan umat.

Beberapa inovasi yang ditampilkan di antaranya BAZNAS Policy AI, Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), SIMAZTEL dari UPZ BAZNAS Telkom, INNOVASIA, dan lainnya.