1. Parcel, Program 19.500 ton, realisasi 21.052 ton, tercapai 107,96 %;
2. Petikemas, Program 868.324 ton, realisasi 692.180 ton, tercapai 79,7 %;
3. Semen, Program 27.648 ton, realisasi 26.560 ton, tercapai 96,06 %;
4. BHP, Program 6.000 ton, realisasi 2.840 ton, tercapai 47,33 %;
5. KLB, realisasi 30.176 ton, tercapai 79,7 %;
*Total : program 921.472 Ton, realisasi 772.807 ton, tercapai 83,8 %*
“Komoditas parcel mencatat kinerja terbaik dengan realisasi mencapai 107,96% dari target. Ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pengiriman barang menggunakan kereta api, baik untuk kebutuhan bisnis maupun logistik ritel,” jelas Ixfan.
Baca Juga: Transportasi Publik Jadi PR Besar Kabupaten Bogor, Pemkab akan Tambah Armada Bus Listrik
Sementara itu, komoditas petikemas dan semen juga menjadi penopang utama kinerja angkutan barang Daop 1 Jakarta. Pengiriman petikemas tercatat sebesar 692.180 ton atau 79,71% dari target, sedangkan angkutan semen mencapai 26.560 ton atau 96,06% dari target.
*Strategi Peningkatan Layanan*
Memasuki triwulan IV tahun 2025, KAI Daop 1 Jakarta menargetkan peningkatan kinerja melalui optimalisasi layanan angkutan barang reguler dan tambahan, termasuk pemanfaatan KA Blambangan relasi Pasar Senen – Ketapang (PP) serta KA Pandalungan relasi Gambir – Jember (PP) untuk mendukung pengiriman ke wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.