Sebagai langkah strategis selanjutnya, Daop 1 Jakarta juga tengah melakukan modifikasi kereta bagasi dari Trainmerk (TM) “E” menjadi TM “F”. Modifikasi ini bertujuan agar kereta bagasi dapat terangkai dengan KA reguler yang memiliki kecepatan maksimal sesuai ketentuan Gapeka 2025. Dengan demikian, kecepatan dan kapasitas angkutan barang dapat meningkat tanpa mengganggu jadwal perjalanan penumpang.
“Upaya modifikasi kereta bagasi menjadi TM ‘F’ ini merupakan inovasi penting agar pengangkutan barang bisa lebih fleksibel dan efisien. Nantinya, KA reguler dapat membawa muatan tambahan tanpa mengurangi ketepatan waktu perjalanan,” tutur Ixfan.
Baca Juga: Konsisten Hadirkan Kualitas dan Tren, Donatello Store Pajajaran Bogor Tetap Dicintai Pelanggan
Selain efisiensi waktu dan biaya, layanan logistik berbasis kereta api juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon, sehingga menjadi solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam sistem logistik nasional.
“KAI berkomitmen terus memperkuat peran transportasi kereta api sebagai tulang punggung logistik nasional yang efisien, aman, dan hijau. Kami berterima kasih atas dukungan para pelanggan yang terus mempercayakan pengirimannya kepada KAI,” tutup Ixfan.