Bus Trans Pakuan Bogor - Cibubur ini berangkatkan dari Halte Cidangiang, Baranangsiang dan Terminal Bubulak, pada pukul 5.30, 7.30, dan 18.00 WIB.
Sementara dari Cibubur ke Halte Cidangiang, Baranangsiang, dan Bubulak berangkat pukul 6.30, 17.00 dan 19.00 WIB.
Karena masih uji coba, jadwal tersebut masih berubah sewaktu-waktu berdasarkan evaluasi harian dari manajemen Trans Pakuan.
Sedangkan untuk tarif Bus Trans Pakuan selama masa uji coba ini masih sangat terjangkau yakni sebesar Rp15 ribu. Pembayaran dapat dilakukan melalui QRIS BJB.
Sedangkan kapasitas bus ini 40 orang dengan rincian 20 duduk dan 20 berdiri.
Penetapan tiga jam keberangkatan tersebut disesuaikan dengan segmen yang menjadi targetnya, yakni pekerja asal Bogor yang bekerja di Jakarta.
Terdapat dua armada selama masa uji coba ini yakni satu armada melayani perjalanan Terminal Baranangsiang - Cibubur (Halte Trans Jakarta di Cibubur Junction) dan Terminal Bubulak - Cibubur.
Selama masa uji coba sejak 24 Juli hingga 4 Agustus 2023, keluhan mahalnya tarif bus Bogor - Cibubur langsung mendapat respon dari Wali Kota Bogor, Bima Arya.
Saat ini, Pemkot akan membicarakan kembali soal tarif tersebut, bersama pihak-pihak terkait, yakni Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan PT Trans Jakarta.
"Pasti akan kami bicarakan lagi dengan mereka, agar kerja sama itu juga bisa ikut memberikan subsidi ke pelanggan," janji Bima Arya.
Bus Trans Pakuan jurusan Cibubur yang menjadi feeder LRT, masih pada masa uji coba.