KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Karena hujan dengan intensitas tinggi dan berdurasi cukup lama, serta adanya penyumbatan aliran drainase sehingga air meluap dan mengakibatkan beberapa rumah di Kampung Anyar RT03/03 Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor terdampak serta tembok pembatas longsor, Rabu (14/05/2025).
Hal tersebut disampaikan Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, Kamis (15/05/2025).
Peristiwa tembok pembatas runtuh tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, dan pihaknya menerima laporan pada pukul 21.00 WIB.
Baca Juga: Penahan Tebing di Puncak Bogor Jebol, 21 Rumah dan Dua Unit Motor Terkubur
"Berdasarkan hasil kaji cepat, korban terdampak ada 22 unit rumah 22 Kepala Keluarga atau 81 jiwa, kemudian dua unit rumah kontrakan. Sejumlah rumah terendam banjir," terangnya.
Ia juga menyebutkan bahwa warga yang mengungsi sekitar 10 jiwa. Saat ini korban mengungsi yang tinggal di rumah kontrakan dan mengungsi ke rumah orang tuanya di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua.
Langkah yang dilakukan TRC BPBD Kabupaten Bogor kemudian berkoordinasi dengan aparat setempat, melakukan tindakan sesuai SOP kebencanaan, kaji cepat dan analisa di lokasi bencana, serta memberikan edukasi kebencanaan dan imbauan.
"Kebutuhan dasar meliputi alat penyemprot satu set dan karung. Selain TDC BPBD kami juga dibantu aparatur desa, RT, RW, dan masyarakat," jelas Adam.
Baca Juga: Libur Panjang, Polisi Catat 30 Ribu Kendaraan Lintasi Jalur Puncak Bogor
"Banjir sudah surut dan bangunan TPT yang longsor sudah dievakuasi oleh warga. Kini perlu penanganan penyemprotan untuk membersihkan akses jalan warga, dan perlu penanganan lebih lanjut dari dinas terkait," bebernya.