BANDUNG, CEKLISSATU.COM - BPBD Provinsi Jawa Barat menambah dukungan alat berat, logistik, dan personel untuk membantu penanganan darurat bencana longsor di Dusun Tarukan dan Dusun Cibuyuy, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.
Penguatan bantuan dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban, seiring lebih dari 500 personel lintas instansi yang telah dikerahkan di lokasi terdampak.
Longsor terjadi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 21.00 WIB disertai retakan horizontal pada kawasan perbukitan, menimpa permukiman warga.
Berdasarkan data Situation Report (SITREP) BPBD Provinsi Jawa Tengah per Sabtu (14/11/2025) pukul 10.00 WIB, longsor mengakibatkan 16 rumah roboh, 16 rumah terancam serta berdampak pada 46 jiwa (17 KK) Sebanyak 3 warga meninggal dunia, 9 luka-luka, dan 20 lainnya masih dalam pencarian.
Total 43 jiwa mengungsi ke dua lokasi pengungsian di Desa Cibeunying.
Kepala BPBD Jawa Barat, Teten Ame menyampaikan, bahwa Jabar segera mengirimkan dukungan setelah menerima laporan tanggap darurat dari BPBD Cilacap dan BPBD Provinsi Jawa Tengah.
“Sebagai bentuk solidaritas dan dukungan antarwilayah, BPBD Jawa Barat mengerahkan personel, perlengkapan darurat, serta alat berat untuk mempercepat pembukaan akses dan mendukung proses pencarian korban longsor di Majenang,” kata Teten Ame saat dihubungi, Minggu (16/11/2025).
Untuk bantuan dukungan penanganan becana sendiri, Teten mengatakan, telah mengirimkan 4 personel URC 1 personel UDI, 3 personel Dumlap dan 2 pendamping dari bidang Darlog serta
1 unit Backhoe lengkap dengan towing1 unit Dumlap kecil 1 unit Triton operasional, 4 cangkul, 4 skop, 1 rotary saw, serta 1 chainsaw, serta bantuan sembako untuk para korban.
Baca Juga: Banjir Melanda Tiga Kampung di Jonggol Bogor, TPT Ponpes Longsor Terseret Arus Sungai
“Alat berat kami kirimkan untuk mempercepat akses evakuasi dan mendukung operasi SAR yang saat ini dikerahkan lebih dari 500 personel lintas instansi,” kata Teten.