JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Gunungan sampah yang kerap menumpuk di pesisir Muara Angke kembali menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta pembersihan gunungan sampah di pesisir Muara Angke dilakukan secara rutin dan berkala.

Hal itu karena kawasan pesisir Muara Angke tersebut menjadi muara bagi 13 sungai yang membawa sedimentasi dan kiriman sampah dari berbagai wilayah. 

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penumpukan sampah semakin parah dan menjaga kebersihan lingkungan pesisir Jakarta Utara.

Baca Juga: DLH Kabupaten Bogor Angkut 10 Ton Sampah HJB Malasari dalam Sehari

"Saya sudah meminta untuk Muara Angke ini secara rutin untuk dibersihkan, karena jangan sampai seperti kemarin yang sudah menjadi seperti pulau baru dibersihkan," ujar Pramono dalam keterangannya,  Senin (8/6/2026).

Ia memastikan, tumpukan sampah di kawasan pesisir Muara Angke telah dibersihkan. Proses pembersihannya pun membutuhkan waktu sekitar empat hari.

Sebelumnya, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris menjelaskan, proses pembersihan sampah secara intensif telah dilakukan sejak Rabu lalu.

Baca Juga: Begini Cara Kerja PSEL di Bogor dan Dampaknya bagi Lingkungan

Untuk menjaga kawasan tersebut tetap bersih, Dinas Lingkungan Hidup akan rutin melakukan inspeksi secara berkala.

Dalam proses pengerjaannya, Pemprov DKI mengerahkan 100 petugas untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut. 

Selain itu, proses pembersihan juga menggunakan sejumlah alat berat, di antaranya dua ekskavator amfibi serta tiga kapal untuk mengangkut hasil pengerukan sampah.

Baca Juga: 50 Persen Truk Sampah Harus Diremajakan, DLH Kota Bogor Targetkan Sistem Pengangkutan Modern dan Ramah Lingkungan

Meski demikian, Afan juga menyampaikan adanya tantangan dalam pengerjaannya. Salah satunya yakni kiriman sampah yang terus berdatangan.

Untuk mengantisipasinya, Pemprov DKI telah menyiagakan petugas di wilayah hulu untuk menyaring sampah-sampah tersebut.

"Kami terus mengaktifkan rekan-rekan yang bertugas di wilayah hulu melalui sekat maupun saringan sampah untuk mencegat agar sampah tersebut tidak bergerak sampai ke wilayah pesisir," tandasnya.