"Platipus merupakan bentuk eksplorasi yang berani dari kami sebagai satu kesatuan di The Dusty Rusty, keberanian menjadi diri sendiri, serta simbol bahwa tidak semua hal harus sesuai dengan ekspektasi orang lain," tutur Russel.

Mini album ini bukan menjadi pencapaian akhir bagi The Dusty Rusty. Bagi band yang terbentuk di Gunung Putri tersebut, Platipus justru menjadi titik awal untuk membangun perjalanan yang lebih panjang bersama para pendengarnya.

Sebagai langkah berikutnya, The Dusty Rusty tengah menyiapkan showcase peluncuran Platipus yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Mereka juga mempersiapkan tur ke sejumlah kota di Pulau Jawa untuk memperkenalkan materi mini album tersebut secara lebih luas.

Melalui Platipus, The Dusty Rusty ingin menunjukkan bahwa kecintaan terhadap musik lawas tidak harus membuat sebuah karya terdengar usang. Dengan eksplorasi dan karakter yang mereka bangun sendiri, retro-pop dapat menjadi medium untuk menceritakan pengalaman anak muda secara sederhana dan relevan.

Mini album Platipus dapat didengarkan melalui berbagai platform streaming digital sejak 25 Juli 2026.

Handy Purnama