Tiga gim binaan Ekraf yang ditampilkan adalah Need For Seat, gim balap kasual unik yang menggunakan kursi kantor sebagai kendaraan utama dan menghadirkan pengalaman balapan yang tidak konvensional;
Baca Juga: Terobosan Baru Ekraf Warnai Akhir Tahun dengan Gebrakan Inspiratif
Barongsway, gim kooperatif yang memungkinkan dua pemain berperan sebagai barongsai dan bergerak secara sinkron untuk melewati berbagai tantangan, yang merupakan hasil Program Global Game Jam 2026 Malang;
serta Cats & Osaka, gim eksplorasi interaktif yang mengajak pemain menemukan karakter kucing tersembunyi di lingkungan bertema kota Osaka dengan visual yang menarik dan pendekatan permainan yang santai.
Selain itu, empat gim lainnya merupakan pemenang Garena Game Jam 3, yaitu Let Neigh Out! karya tim Universitas Indonesia sebagai Juara 1, Fall Through karya tim Universitas Indonesia sebagai Juara 2;
Baca Juga: Komite Ekraf Kabupaten Bogor Hadirkan Pameran Produk dan Jasa Ekraf Melalui Virtual Reality Showcase
Get Flagged karya tim Institut Teknologi Bandung sebagai Juara 3, serta No Cats Work as Expectations karya developer individu dari Politeknik Negeri Malang sebagai Most Creative Team.
Gim-gim ini mengusung tema Nothing Works as Expected, yang menghadirkan pengalaman bermain unik dan kreatif dengan pendekatan yang tidak biasa, serta diperkaya elemen visual bernuansa perayaan Imlek.
Ke depan, Hans berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berkembang. Karenanya, Ia optimis industri gim Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global. Ditambah dengan adanya dukungan pemerintah melalui Kementerian Ekraf terhadap industri gim.
Baca Juga: Kabekraf dan ACSI Bikin Pengusaha Ekraf Melek Cuan dengan Literasi Keuangan
"Dari pengamatan kami, talenta _developer_ gim Indonesia memiliki potensi dan kreativitas yang tidak kalah dibandingkan dengan negara lain. Artinya, gim dalam negeri memiliki kesempatan untuk mendapatkan perhatian di tingkat regional maupun global," jelasnya.