CIANJUR,CEKLISSATU- Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin melakukan kunjungan di tiga lokasi Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur untuk menyalurkan bantuan sekaligus meninjau penanganan paska gempa Cianjur.
Di tiga lokasi tersebut Wapres menyempatkan untuk berkomunikasi dengan para santri Al Bahjah di Kampung Cijedil, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang sekaligus memberikan bantuan dari BAZNAS untuk renovasi bangunan pondok pesantren yang rusak akibat gempa.
Wapres bersama Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin didampingi Kepala BNPB Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Mensos Tri Rismaharini, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati Cianjur Herman Suherman.
Baca Juga : Alkohol Dapat Pengaruhi Otak Dalam Waktu 6 Menit Saja
Lokasi kedua, Wapres beserta rombongan mengunjungi lokasi gempa di Kampung Gunung Lanjung RR 2 RW 07, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang.
Di lokasi ini, selain melakukan peninjauan, Wapres juga memberikan santunan secara simbolis kepada ahli waris korban meninggal dunia sejumlah 480 Kepala Keluarga.
Setelah itu, Wapres melanjutkan kunjungannya ke tempat relokasi di Desa Sirnagalih, Jalan Raya Cibeber, Kecamatan Cilaku.
Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan, kedatangannya untuk memastikan bahwa penanganan pasca gempa sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.
Sesuai dengan arahan bapak Presiden, kata Wapres, mereka yang rumahnya rusak baik ringan, sedang maupun berat dipastikan akan mendapatkan bantuan.
"Yang berat semula Rp50 juta jadi Rp60 juta. Sedang, awalnya Rp25 dinaikkan jadi Rp30 juta. Yang ringan, dulu Rp10 juta sekarang jadi Rp15 juta," tutur dia.
Sementara, untuk wilayah yang berdasarkan hasil kajian tidak memungkinkan untuk dibangun lagi hunian, maka warganya akan direlokasi ke tempat yang sudah disediakan.
Yakni di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku dan Desa Mande, Kecamatan Mande yang saat ini pembangunan hunian terus dikerjakan.
"Yang tidak memungkinkan (untuk dibangun hunian) direlokasi. Salah satu tempatnya ya di sini (Desa Sirnagalih)," kata Ma'ruf Amin.