Alasan kekhawatiran Dedie karena memang tanah di area tersebut labil kemudian juga tetdapat mata air.
"Jadi memang harus di tritement sedemikian rupa supaya betul-betul secara keselamatan terpenuhi kemudian secara tekhnis kontruksi juga terpenuhi, tidak mudah, buktinya apa? Buktinya longsor kan sudah berkali-kali disini." kata. Dedie.
Sedangkan untuk pemasangan penerangan Wali Kota Bogor meminta Dishub dapat memasangnya pada hari ini.
"Saya juga minta tadi supaya jangan sampai ada kendaraan roda 4 harus bikin pembatas tapi jangan mengganggu arus lalulintas tapi jangan ada batle nex jangan kemudian nanti kita batasin malah orang nanti antri yang penting mobil tidak lewat sini." ujarnya.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kendaraan roda 4 yang sifatnya urgent seperti ambulance untuk sementara ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan beberapa pengembang agar dapat membuka akses untuk bisa di lalui kendaraan roda 4 yang sifatnya urgent.
"Saya fikir juga ini tidak memenuhi, ini kan bukan dibangun berdasarkan konstruksi ini bukan untuk kapasitas mobil nanti jadi masalah lagi mau tidak mau harus muter kalau ambulance mungkin nanti kita bisa kita minta di pakuan hill dan lain sebagainya nanti setelah motor udah lewat sini saya akan bicara dengan beberapa pengembang untuk membuka akses supaya kendaraan roda 4 bisa terakomodir."tutupnya.