Ia juga mengatakan, meskipun tetap tidak menyelesaikan masalah mudah-mudahan ini bisa jadi solusi terbaik untuk warga Bogor.
"Saya didampingi oleh BTP Jabar PT. KAI untuk memastikan dan nanti kita dapatkan setelah ini yang pasti saya lakukan pengecekan akhir sebelum di buka jadi kapannya kita tunggu hasil rapat, tapi kita lihat dilapangan secara teknis sangat memungkinkan."terangnya.
Selain itu, sebagai alternatif terkait Gep antara aspal dan beton akan diberikan marka atau diberikan tambalan aspal.
Baca Juga: Pemkot Evaluasi Sejumlah Akses di Kota Bogor yang Terdampak Bencana, Ini Hasilnya
"Kalau saya sih ambil dua-dua nya jadi tambalannya harus kita lakukan, kemudian tetap di. marka supaya menghindari terjadinya kecelakaan, khawatir pengendara ngantuk nanti belok sedikit tiba-tiba jatuh, nanti jadi masalah kita ingin meskipun ini sifatnya sementara tetapi bisa membantu mobilitas masyarakat Kota Bogor khususnya Bogor Selatan."terang nya.
Menanggapi terkait pemasangan bronjong menurutnya tinggal bagian dari area istana batutulis.
"Saya fikir kalau kita lihat secara visual, tidak secara langsung mempengaruhi akses jalan yang kita lalui, jadi artinya sambil berjalan kita lakukan pembukaan ya kalau kemudian ada resiko tentu kan nanti kita evaluasi lagi, kita lihat namanya juga proses pencarian solusi."ucapnya.