Selain itu lanjutnya, Pemkab Bogor akan memulai gerakan penghijauan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) seperti Ciliwung, Cikeas, Cisadane, dan Cileungsi. 

Pemerintah harus mencontoh masyarakat yang telah lebih dulu bergerak melestarikan lingkungan. Selain menjadi upaya mitigasi bencana, program hutan kota juga diharapkan menjadi ruang edukatif dan sosial bagi masyarakat.

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Sebut CFD Berdayakan Ekonomi Lokal dan Dorong UMKM Bogor Semakin Berkembang

“Kami ingin setiap kecamatan memiliki ruang hijau yang bisa dinikmati warga, menjadi tempat belajar tentang alam, sekaligus menjadi paru-paru kota,” ujarnya.

Rudy Susmanto juga menegaskan bahwa keberhasilan hutan organik keluarga Hj. Rosita menjadi cermin bagi pemerintah untuk terus berbenah dan memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, komunitas, dan sektor swasta.

IMG_20251105_201516.webp
TANAM POHON: Bupati Bogor, Rudy Susmanto berkomitmen memperluas ruang hijau melalui pembangunan hutan kota di seluruh kecamatan mulai tahun 2026.

“Hari ini kita belajar dari satu keluarga yang menumbuhkan kehidupan di lahan tandus. Semoga semangat ini menular kepada kita semua, untuk menghijaukan Bogor, menjaga keseimbangan alam, dan memperkuat ketangguhan daerah terhadap bencana,” tandas Rudy Susmanto.

Baca Juga: Kecamatan Cibinong Juara Umum MTQ, Wabup Bogor Jaro Ade Harap Para Juara Bisa Jadi Teladan

Ia berharap, melalui gerakan penghijauan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dan mewariskan bumi yang lebih hijau bagi generasi mendatang.