Salah satunya dari Ketua LSM PRB, Johan Pakpahan. Ia menyayangkan terjadinya OTT tersebut, terlebih ADK dikenal sebagai salah satu bupati termuda di Kabupaten Bekasi dengan usia 32 tahun.

Ia menilai, ADK selama ini memiliki citra sebagai pemimpin muda yang tegas, bersahaja, dan peduli terhadap masyarakat.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pemerasan Jaksa di Wilayah Banten yang Kena OTT KPK Kini Diambil Alih Kejagung

"ADK sempat menjadi simbol harapan kepemimpinan masa depan dari generasi muda. Oleh karena itu, kejadian ini sangat disayangkan,” ucanya kepada wartawan, Selasa (23/12/2025).

Johan juga mengingatkan bahwa kasus serupa pernah terjadi sebelumnya. 

Pada 2023, KPK melakukan OTT terhadap Wali Kota Bekasi saat itu, Rahmat Effendi (Pepen), bersama pihak ketiga Lai Bui Min alias Anen, yang juga terkait gratifikasi proyek APBD. Tak lama berselang, OTT juga menjerat Bupati Bogor Ade Yasin.

Baca Juga: Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

“Sejarah kelam OTT KPK ini jangan sampai terulang kembali, khususnya di Kabupaten Bogor,” bebernya.