Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa pihaknya akan meninjau ulang rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut karena kondisi kemiringan jalan cukup mengkhawatirkan dan rawan longsor.

“Tadi Pak Kapolsek juga sudah diberi tahu oleh Pak RW bahwa ada jalan alternatif yang sebelumnya dipasangi portal. Nanti akan kami koordinasikan melalui wilayah Pak Camat dan semua pihak terkait,” terang Jenal.

Baca Juga: Akibat Diguyur Hujan Deras, Tanggul di Sindang Resmi Bondongan Jebol 

Wakil Wali Kota juga menjelaskan, terdapat 18 rumah terdampak dan warga terdampak telah diberikan Hunian Sementara (Huntara). Namun, beberapa di antaranya memilih kembali ke rumah masing-masing.

“Beberapa warga kembali lagi, saya tanya kenapa, katanya karena jauh dan tidak betah. Itu pilihan mereka. Namun, kemungkinan banjir susulan insyaallah kecil karena saluran air sudah dinormalisasi oleh TNI, Polri, dan Dinas terkait. Saluran sudah dibersihkan hingga ke gorong-gorong supaya air hujan bisa mengalir ke Sungai Cipakancilan,” kata Jenal.

Meski begitu, pemerintah tetap menyiapkan hunian sementara bagi warga yang ingin berpindah sementara waktu.

Baca Juga: Mengaku Trauma, Begini Kronologi Rumah Ambruk di Kota Bogor dari Pengakuan Korban

“Kami tetap menyediakan Huntara secara gratis tanpa biaya bagi warga atau korban bencana yang ingin tinggal sementara,” tutur nya.