BOGOR, CEKLISSATU.COM – Kebakaran yang terjadi di Jalan Ash Shogiri RW 11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, pada Kamis, (4/12/2025) telah mengakibatkan rumah milik Kardi (70) ludes terbakar.
Api diduga muncul akibat korsleting saat pengisian daya telepon genggam.
Dalam rumah yang terbakar tersebut terdapat lima jiwa, Kardi, anak, menantu, dan dua cucunya.
Camat Bogor Utara, Riki Robiansah menjelaskan, bahwa api membesar dengan cepat karena sumber awalnya berasal dari kasur yang mudah terbakar.
“Tadi dapat informasi kurang lebih jam 3 sore ada kebakaran. Korban atas nama Bapak Kardi, 70 tahun, warga Tanah Baru RW 11. Di rumah tersebut beliau tinggal sama anak, dua cucu, dan menantu, jadi ada lima jiwa. Disinyalir ada korsleting pada saat mengecas HP, tiba-tiba api langsung besar,” ujar Riki saat ditemui ceklissatu di lokasi kebakaran.
Beruntung, Damkar Kota Bogor Sektor Cibuluh yang berada dekat lokasi bergerak cepat sehingga api berhasil dipadamkan.
Riki memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Ruko Nyiraja Permas Kota Bogor Kebakaran, Petugas Damkar Lakukan Pemadaman
“Untuk korban jiwa, nggak ada,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengecas ponsel dan tidak meninggalkannya tanpa pengawasan.
“Kalau benar dari mengecas HP, berarti ke depan harus lebih waspada. Jangan sampai HP ditinggal begitu saja. Musibah kita tidak tahu kapan datangnya, jadi harus hati-hati dengan hal-hal seperti ini,” tegas Riki.
Baca Juga: Damkar Kota Bogor kerahkan Satu Unit Fire Truck Atasi Kabel Tiang Listrik yang Terbakar di Harjasari
Pasca rumahnya terbakar, keluarga Kardi untuk sementara akan menempati rumah adik iparnya yang kebetulan sedang kosong.
“Kami sudah koordinasikan dengan Pak Kardi. Alhamdulillah di sebelahnya ada rumah ade iparnya yang kosong karena sedang di Bengkulu. Beliau sudah dapat izin untuk tinggal sementara di sana. Kalau perlu dihuntarakan, akan kami usulkan ke BPBD,” jelas Riki.
Pemerintah Kecamatan Bogor Utara juga mengajak warga sekitar untuk membantu keluarga korban, terutama kebutuhan pakaian dan logistik harian.
“Kami sudah menghimbau warga dan tetangga untuk saling membantu, misalnya pakaian layak pakai dikumpulkan untuk Pak Kardi dan keluarga. Tadi juga sudah bicara dengan RT dan RW untuk mengkoordinasikan bantuan,” ujarnya.
Pihak kelurahan kini tengah membuat laporan resmi untuk disampaikan ke dinas terkait, termasuk Dinas Sosial, guna memastikan bantuan natura dan perlengkapan dasar dapat segera dikirim.
“Laporan sedang dibuat untuk dilaporkan ke semua dinas, termasuk Dinas Sosial. Natura dan kasur untuk Pak Kardi sedang disiapkan. Kami juga usulkan bantuan dari BSTT APBD Kota agar bisa secepatnya membantu,” tutup Riki.
Comment