BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kota Bogor menyerahkan Penghargaan Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2025 kepada sejumlah lurah dan camat yang dinilai telah memberikan kontribusi terbaik atas capaian PBB-P2 di Kota Bogor.

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan dalam rangkaian Apel Pagi yang dirangkaikan dengan Perayaan Hari Ibu Tahun 2025, bertempat di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (22/12/2025).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Deni Hendana, menyampaikan bahwa capaian pendapatan PBB-P2 tahun 2025 merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah, sebagaimana disampaikan oleh Wali Kota Bogor.

Baca Juga: Alarm Bahaya bagi Dunia Usaha: Dugaan Penggelapan oleh Sekar Ayunda Gemintang Berujung Serangan Hukum ke Perusahaan

“Alhamdulillah, tahun ini pendapatan dari PBB-P2, seperti yang disampaikan Pak Wali Kota, merupakan pencapaian tertinggi. Hari ini sebenarnya masih ada kegiatan opsir, jadi belum sepenuhnya selesai. Namun, kami sudah memberikan penghargaan kepada lurah dan camat yang memberikan kontribusi terbaik,” ujar Deni kepada wartawan usai apel.

Ia menjelaskan, penghargaan PBB-P2 untuk kategori lurah dengan perolehan rupiah terbesar diberikan kepada Lurah Tegal Gundil. Sementara itu, kategori jumlah Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) terbanyak diraih oleh Lurah Katulampa. Untuk tingkat kecamatan, penghargaan diberikan kepada Camat Bogor Selatan sebagai camat dengan capaian tertinggi.

“Atas nama Bapenda Kota Bogor, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh camat dan lurah se-Kota Bogor, beserta perangkat di bawahnya, mulai dari RW hingga RT, yang telah bersama-sama mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk mendukung pembangunan dan kegiatan di Kota Bogor,” ujarnya.

Deni juga mengungkapkan bahwa target pendapatan PBB-P2 tahun ini ditetapkan sebesar Rp30 miliar.

“Alhamdulillah, target Rp30 miliar tersebut sudah tercapai dari kegiatan opsir. Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bapenda serta Pak Asisten yang telah memberikan arahan, dan Kabag Pemerintahan yang mengorkestrasi kegiatan opsir ini,” pungkasnya.