“Transformasi digital menuntut aparatur memahami mekanisme yang lebih transparan dan efisien,” tutur Lia.

Ia menjelaskan bahwa mini kompetisi membantu mempercepat proses e-purchasing serta meminimalkan hambatan teknis dan administratif.

“Kegiatan ini menyamakan persepsi dan memperkuat kompetensi PPK, pejabat pengadaan, dan pelaku usaha,” ucapnya.

Lia menambahkan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan terbitnya Perpres Nomor 46 Tahun 2025 yang memperkuat arah reformasi sistem pengadaan pemerintah.

Baca Juga: Pemerintah Desa Cilaku Tenjo Gelar Bimtek Jurnalistik dan Literasi Media, Ini Tujuannya

“Perpres ini mendorong efisiensi, transparansi, dan optimalisasi penggunaan produk dalam negeri,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris BPC HIPMI Kota Bogor, Teguh Rachman Hakim, menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesiapan pelaku usaha lokal.

“Pengusaha harus lebih aware dengan mini kompetisi dan segera mendaftar di Inaproc agar lebih terakomodir,” terangnya.