KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, berkolaborasi dengan DPRD menggelar Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2025 perdana dilakukan di Kabupaten Bogor, berlangsung di Vivo Mal. 

Kegiatan ini mengusung tema “Satu Kecamatan, Satu Film: Menciptakan Budaya Baru untuk Kabupaten Maju.”

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bogor, Andri Hadian menyampaikan, Bupati Bogor memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya Festival Film Bogor 2025 sebagai bukti nyata komitmen Pemkab Bogor dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif, khususnya dunia perfilman.

Baca Juga: LSF Sebut Baru 46 Persen Penonton Film di Tanah Air Patuh Terhadap Klasifikasi Usia

Ia menyatakan bahwa, perfilman merupakan media strategis untuk menyampaikan pesan positif, melestarikan nilai budaya, serta mendorong tumbuhnya ekosistem kreatif di kalangan generasi muda.

“Dengan kekayaan budaya dan potensi sumber daya manusia yang luar biasa, Kabupaten Bogor memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu sentra perfilman di Indonesia," ungkapnya. 

Festival Film 2.webp
FESTIVAL FILM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, berkolaborasi dengan DPRD Kabupaten Bogor, menggelar Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2025 perdana dilakukan di Kabupaten Bogor, berlangsung di Vivo Mal. FOTO: DISKOMINFO

"Festival ini memberikan ruang ekspresi seluas-luasnya bagi sineas muda yang memiliki bakat dan dedikasi tinggi,” terangnya.

Baca Juga: Pemutaran Perdana Film Dokumenter Dia Hilang di Antara Kabut, Digelar di SMA Negeri 68 Jakarta

Kemudian, Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Ria Marlisa menyampaikan, festival ini merupakan bagian dari program pengembangan ekonomi kreatif yang digagas Pemkab Bogor, selaras dengan Peraturan Bupati Bogor Nomor 38 Tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. 

Festival ini juga didukung melalui DPA 2025 pada program pengembangan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan dan perlindungan hak kekayaan intelektual.

“Festival ini memberikan ruang ekspresi bagi sineas muda untuk meningkatkan kualitas karya, memperkuat jejaring kreatif, dan menghadirkan film-film lokal yang mampu menjadi identitas Kabupaten Bogor,” ujar Ria Marlisa.

Baca Juga: Penagih Utang Jadi Bintang Film, Serial “Tayub” Siap Tayang Perdana Rabu di YouTube

Senada, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi pemerintah daerah dan komunitas kreatif dalam penyelenggaraan FFKB 2025.

Ia di DPRD Kabupaten Bogor sangat mendukung penuh lahirnya ruang kreativitas seperti Festival Film Kabupaten Bogor ini. Sektor perfilman adalah bagian penting dari ekonomi kreatif yang harus terus kita dorong.

"Saya bangga melihat setiap kecamatan mampu menghadirkan karya yang berkualitas dan penuh pesan baik. Semoga FFKB menjadi agenda berkelanjutan yang semakin memperkuat identitas budaya serta kreativitas para generasi muda  Kabupaten Bogor," tegasnya.

Baca Juga: Film “Cocote Tonggo” Masuk Nominasi Festival Film Wartawan 2025

Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2025 diharapkan menjadi fondasi kuat bagi tumbuhnya talenta film lokal, memperkuat identitas budaya daerah, serta membuka peluang ekonomi bagi sektor kreatif. 

Daftar Pemenang FFKB 2025:
• Artistik Terbaik:
Raffy Abdurahman ZM – “Rinai” (Kecamatan Sukamakmur)
• Penata Gambar Terbaik:
Dandy Viery – “Mulih Kajati Mulang ka Asal” (Kecamatan Cigombong)
• Penyunting Gambar Terbaik:
Aditia Nugraha – “Terlambat Waktu Kan Menunggu” (Kecamatan Cisarua)
• Pemeran Pria Terbaik:
Madun – sebagai Andd Sang Abah (Kecamatan Parung)
• Pemeran Pembantu Perempuan Terbaik:
Rayna Larasati – sebagai Nina (Nano Plastik) (Kecamatan Bojonggede)

Baca Juga: Angkat Isu Kesehatan Mental Remaja, FTUI ke Grand Final Inspiring Asia Micro Film Festival 2025 di Singapura


• Aktor Terbaik:
Muhamad Ikhsan – sebagai Nano (Nano Plastik) (Kecamatan Bojonggede)
• Aktris Terbaik:
Ceu Noe – sebagai Emak (Terlambat Waktu Kan Menunggu) (Kecamatan Cisarua)
• Cerita Terbaik:
Benny Ciko Atmojo (Kecamatan Bojonggede)

Kategori Film Terbaik
• Juara 1: Mulih Kajati Mulang ka Asal – Kecamatan Cigombong
• Juara 2: Terlambat Waktu Kan Menunggu – Kecamatan Cisarua
• Juara 3: Nano Plastik – Kecamatan Bojonggede.