“Bedanya dengan bazar lain, di sini khusus olahan hewani, jadi mulai dari olahan ikan sampai produk peternakan, semua yang kita tampilkan,” tambah Fatwi.
Ia menyebutkan, hingga saat ini Diskanak sudah membina lebih dari 400 UMKM yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Namun, tidak semuanya ikut serta dalam bazar karena masih ada tahapan pembinaan.
Baca Juga: Ganggu Fasilitas Umum, 34 Bangunan Liar di Babakan Madang Dibongkar Satpol PP Kabupaten Bogor
“Kalau total binaan kita ada 400 lebih,cuma yang kita ajak ikut bazar ini memang yang sudah siap, baik dari sisi mutu maupun legalitas. Kalau dilihat dari data perizinan, sebenarnya bisa ribuan UMKM di Kabupaten Bogor, tapi yang tersentuh langsung sama kita baru 400-an lebih,” pungkasnya.