“Yang ingin kami tekankan adalah bagaimana para pelaku UMKM mulai mencoba memanfaatkan teknologi. Target kami adalah tercapainya transformasi digital,” tuturnya.
Tiar juga menilai bahwa Kota Bogor memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari kuliner, pariwisata, hingga kebudayaan.
“Saya melihat potensi di Kota Bogor sangat besar. Seperti yang disampaikan Mas Yovie, Bogor memiliki aspek kebudayaan yang kuat. Ini yang ingin kita angkat,” kata Tiar.
selanjutnya ia menilai penerapan AI dalam UMKM di Bogor memiliki prospek cerah.
“Kalau berbicara prospek, AI sekarang semakin mudah digunakan. Saya melihat potensi besar untuk diimplementasikan pada UMKM di Kota Bogor,” tutur Tiar.
Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Sebut CFD Berdayakan Ekonomi Lokal dan Dorong UMKM Bogor Semakin Berkembang
Sementara itu, Yovie Widianto, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, menambahkan bahwa AI merupakan kemajuan teknologi yang dapat menjadi mitra bagi pelaku usaha.
“AI ini adalah kemajuan teknologi, dan kemajuan teknologi adalah keniscayaan. AI bisa menjadi mitra, perangkat, dan alat untuk mengembangkan usaha yang lebih besar,” ucap Yovie.
Namun demikian, Yovie mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dan peran manusia.