BOGOR, CEKLISSATU - Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Ciampea Bondan Triana tidak mempermasalahkan aksi Mayarakat yang tergabung dalam Aliasan Masyarakat Menggugat (AMM) memprotes jalan rusak.
“Tidak masalah itu hak mereka (masyarakat) untuk menyampaikan aspirasi menuntut segera perbaikan jalan,”kata Bondan Triana kepada wartawan, Selasa 10 Mei 2022.
Lebih lanjut Bondan menjelaskan, terkait jalan itu bahwa saat ini proses lelang sudah lewat dan pemenang tender proyek yang bakal mengerjakan peningkatan ruas Jalan Rancabungur Warung Borong Ciampea itu sudah keluar.
“Untuk pemenang lelang sudah ada, tinggal tunggu tandatangan kontrak pengerjaan saja, yah di pertengahan bulan Juni sudah dimulai kalau sudah tandangan kontrak,”katanya.
Bondan juga mengatakan, di wilayah Ciampea untuk proyek betonisasi jalan itu ada lima titik di wilayah Tenjolaya, Pamijahan termasuk ruas Ruas Jalan Rancabungur Ciampea dengan panjang betonisasi 2 Kilometer.
“Total pengerjaan ada 10 titik lima titik, aspal dan 5 titik lagi itu betonisasi termasuk yang Ciampea Ini dengan total anggaran hampir 8 miliar,”katanya.
Kata Bondan, dirinya bahkan sering menyampaikan dalam beberapa kesempatan kepada masyarakat Ciampea baik melalui murenbang dan kepada paguyuban kepala desa termasuk di Media agar masyarakat bersabar.
“Kalau kemarin itu memang masih proses lelang, dan kalau sekarang sudah ketahuan pemenang lelangnya dan tinggal nunggu tandagan kontrak,”ungkapnya.