JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Menteri Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa sektor otomotif dan industri modifikasi kendaraan merupakan bagian integral dan kekuatan strategis dari ekosistem UMKM nasional.

Maman secara spesifik menyatakan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran UMKM di rantai pasok otomotif dengan menyiapkan dukungan pembiayaan dan perluasan pasar ekspor. 

Menurutnya, ribuan pengusaha UMKM yang memproduksi komponen seperti bodykit dan pelek adalah tulang punggung yang menopang pertumbuhan industri otomotif nasional, dan kini mereka juga didorong untuk memanfaatkan program seperti Rise to IPO guna bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang lebih besar.

Baca Juga: Kolaborasi Program PKM UT-UNIDA Bogor Dorong Peningkatan Kualitas Kemasan dan Label Produk UMKM Desa Ciherang Pondok

"Kita jangan hanya melihat mobil mewahnya saja, tetapi juga bagaimana komponen pendukungnya disuplai oleh para pengusaha kecil dan menengah. Mereka inilah yang menopang ekosistem industri otomotif," katanya dalam ajang Indonesia Modification & Lifestyle eXpo (IMX) 2025.

Dalam kesempatan itu, Menteri Maman menyampaikan apresiasinya kepada seluruh komunitas otomotif dan para modifikator yang telah berkontribusi membangun industri kreatif berbasis teknologi. 

Ia meyakini IMX 2025 akan memberikan dampak positif, mulai dari peningkatan daya saing hingga terciptanya peluang usaha baru bagi para pengusaha otomotif dan pencinta modifikasi.

Baca Juga: Program PaDi UMKM Jadi Langkah Nyata Disparbud Jabar Dorong Ekonomi Kreatif Melek Digital

"Event seperti IMX ini bukan hanya ajang pamer karya, tetapi juga wujud nyata kontribusi UMKM dalam menggerakkan industri otomotif nasional. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih luas," ujarnya.

Maman juga menekankan pentingnya perluasan pandangan terhadap UMKM. Melalui program Rise to IPO, pengusaha menengah kini memiliki peluang untuk melantai di bursa saham. 

Hal itu menjadi bukti bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh dan bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang strategis.

Baca Juga: Pemkot Bandung Dorong UMKM Perempuan Masuk e-Katalog, Prioritaskan Produk Lokal

"Banyak yang mengira UMKM tidak bisa masuk ke pasar modal. Padahal, usaha menengah memiliki peluang besar untuk berkembang dan menjadi lokomotif penggerak ekonomi nasional," tutupnya.