JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi memecat seorang kader asal Gorontalo yang membuat heboh publik usai melontarkan pernyataan kontroversial soal niat "merampok uang negara". 

Keputusan tegas PDIP itu diambil setelah video pernyataan sang kader viral dan menuai kecaman luas di media sosial maupun kalangan politik.

PDIP resmi memecat Wahyudin dan segera melakukan pergantian antar waktu (PAW).

Baca Juga: Patuhi Instruksi Ketum PDIP, Empat Kepala Daerah di Jabar Tidak Ikut Retret ke Akmil Magelang

Dalam video yang diunggah kadernya itu, dia bersama seorang wanita yang duduk di kursi penumpang mobil. 

"Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini. Kita habiskan aja biar negara ini semakin miskin," kata Wahyudin dalam video. 

Badan Kehormatan (BK) DPRD Gorontalo pun kemudian memeriksa dan meminta klarifikasi Wahyudin. 

Baca Juga: Sudah Terima Surat Panggilan Ulang, Hasto Kristiyanto Janji Kooperatif Jalani Proses Hukum di KPK

Dalam pemeriksaan itu, Wahyudin berdalih dalam kondisi mabuk dan tak mengetahui sedang direkam.

Ketua BK DPRD Gorontalo, Fikram Salilama mengatakan, kader PDIP itu malam sebelum kejadian minum minuman keras sampai keesokan harinya. 

“Pada pagi harinya itu ke bandara dia masih dalam kondisi tidak sadar, artinya dalam keadaan mabuk," kata Fikram. 

Baca Juga: KPK Jadwalkan Pemeriksaan Hasto Kristiyanto Hari Ini, Kapasitas sebagai Tersangka

“Dan dia dalam keadaan tidak sadar dan dia tidak mengetahui bahwa itu divideo," tambahnya.

Fikram menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran menyeluruh terhadap isi video tersebut. Ia menyatakan bahwa BK DPRD Provinsi Gorontalo akan melanjutkan penanganan kasus ini ke tahap persidangan.

"Semua bukti sudah kami kumpulkan. Langkah selanjutnya akan dibahas dalam rapat internal untuk menentukan tindak lanjutnya. Proses persidangan akan dijalankan, dan tentu akan ada keputusan yang diambil," ujarnya dengan tegas.

Sementara otu, DPP PDIP memutuskan memecat anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu, yang viral ingin merampok uang negara dan membuat negara semakin miskin. 

Baca Juga: Handphone Disita KPK, Hasto Kristiyanto akan Lapor ke Dewas hingga Ajukan Gugatan Praperadilan

DPP PDIP menegaskan tidak akan menoleransi perbuatan yang melukai hati rakyat.

"Itu namanya Wahyudin Moridu anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Jadi memang yang bersangkutan telah dilakukan klarifikasi oleh DPRD Gorontalo dan DPD sudah menyampaikan laporan kepada DPP, memohon untuk diambil tindakan organisasi atas perbuatannya," kata Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Kaomarudin Watubun.