KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor menggelar Focus Group Discussion (FGD) refleksi dan evaluasi pengawasan partisipasi masyarakat dalam pemilihan serentak tahun 2024, berlangsung di Darmawan Park Babakan Madang, Senin (23/12/2024).

Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor, Burhanuddin menyebutkan bahwa FGD ini mengundang organisasi Cipayung, yaitu HMI, PMII, GMNI, GMKI, PMKRI, dan organisasi mahasiswa lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

"Mahasiswa sebagai elemen penting dalam demokrasi tentu harus dilibatkan secara total dalam pengawalan Pemilu dan Pilkada," ungkap Burhanuddin kepada Ceklissatu.com, Senin (23/12/2024).

Baca Juga : Soroti Kenaikan PPN 12 Persen, Yusfitriadi: Semua Elemen Ekonomi akan Terkena Dampak

Selain itu menurutnya, melihat partisipasi mahasiswa masih minim dalam pengawalan Pilkada 2024, maka perlu untuk mencari formulasi ide dan gagasan untuk Pilkada ke depan keterlibatannya sangat masif.

"Bawaslu Kabupaten Bogor mengadakan kegiatan FGD ini dalam rangka refleksi dan evaluasi partisipasi pengawasan masyarakat guna untuk mendapatkan input, ide dan gagasan dari elemen mahasiswa," tutur Burhanuddin. 

"Agar dalam momentum demokrasi kedepan bisa lebih baik dari sisi pencegahan, dan pengawasan tahapan Pemilu dan Pilkada," tambahnya.

Baca Juga : Daftar Segera, UKW PWI Jaya & Universitas Muhammadiyah Jakarta 24-25 Januari 2025

Burhanuddin menilai, para mahasiswa sangat mengapresiasi atas kinerja Bawaslu selama Tahapan Pilkada 2024. Karena sudah mampu menjalankan tugas dan kewenangannya dengan baik.

"Namun demikian, mereka berharap Bawaslu kedepan harus menjadi lembaga yang kuat. Baik secara regulasi ataupun SDM nya, mampu menjalankan tugas sebagai penegak keadilan Pemilu yang jujur dan adil," pungkasnya.