BOGOR, CEKLISSATU - Korban hanyut terseret air bah di Curug Kembar, Puncak, Kabupaten Bogor, akhirnya ditemukan, Senin (17/10/2022). 

Korban terakhir atas nama Andini siswi SMP IT al Hikmah Kota Depok ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB. 

Jasad Andini ditemukan tim gabungan di aliran Sungai Cimandala, tepat di belakang Kantor Desa Batu Layang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. 

"Iya betul (sudah ditemukan)," kata Camat Cisarua Ivan Pramudia. 

Saat ini jenazah korban sedang dievakuasi dan rencananya akan dibawa ke RSUD Cuawi untuk penanganan lebih lanjut. 

Sebelumnya, empat pelajar SMP al Hikmah Kota Depok hanyut terseret air bah usai mengikuti susur sungai di Curug Kembar yang digelar pihak sekolah tersebut pada 13 Oktober 2022 sekitar pukul 16.00 WIB. 

Tiga diantaranya ditemukan tewas di beberapa titik aliran Sungai Cimandala, dan satu korban terakhir belum ditemukan. 

Ketiga korban yang ditemukan yakni Tara Taskeen, Amira Hanna, dan Raka Alandra. Sedangkan yang masih pencarian atas nama Andini. 

Kejadian berawal, 105 siswa bersama pendamping sekolah itu melakukan kegiatan susur sungai sebagai bagian dari kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). 

Mereka berangkat menyusuri Sungai Cimandala mulai dari pintu masuk utama kawasan Desa Wisata Batu Layang hingga Curug Kembar, sekitar pukul 14.00 WIB. 

Beberapa saat setelah tiba di Curug Kembar, kondisi awan gelap dan hujan gerimis. Mereka pun akhirnya kembali ke lokasi menginap di D'Jungle Camp. 

Sepanjang kurang lebih 1 km, mereka harus menyusuri aliran sungai dengan medan yang sulit. Banyak bebatuan besar dan licin. 

Setelah tiba di titik dimana terdapat daratan, mereka pun menyeberangi sungai. Saat itu lah, empat siswa terseret arus deras yang datang secara tiba-tiba. 

"Sebagian besar siswa sudah nyeberang, sisanya masih ada di belakang. Nah saat empat orang ini mau nyeberang sungai, tiba-tiba air deras dan menyeret mereka," ungkap Kepala Desa Batu Layang Iwan Setiawan, Sabtu 15 Oktober 2022. 

Pihak pendamping siswa langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas setempat dan segera dilakukan penyelamatan. 

"Saat petugas wisata dan warga datang ke lokasi, ada sejumlah siswa yang terjebak di aliran sungai," kata dia.