JAKARTA, CEKLISSATU -- Persita resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan skuad menyambut kompetisi Super League 2026/27 , Pendekar cisadane kembali dipimpin pelatih asal Spanyol Carlos Pena untuk musim keduanya.
Presiden Persita Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, tim penuh kepercayaan tinggi menyambut Super League 2026-2027. Oleh karena itu, Pendekar Cisadane sudah melakukan persiapan dengan matang agar dapat bersaing dengan kontestan lainnya.
"Menyambut musim baru, semangat baru, dan stay focus, karena tantangannya juga cukup tinggi musim ini,” kata Zaki, dikutip Kamis (27/8/2026).
“Banyak klub yang juga berbenah, ya, kemudian punya target-target yang jug tinggi semuanya. Jadi, kami juga harus punya semangat," sambung mantan Bupati Tangerang itu.
Untuk musim ini, Persita masih dipimpin oleh pelatih asal Spanyol Carlos Pena yang akan menjalani musim kedua bersama Persita.
Pena akan dibantu Jan Saragih sebagai asisten pelatih, Luis Garcia sebagai pelatih fisik, Manuel Crespo sebagai analis, Kurnia Sandi sebagai pelatih kiper, Muhammad Raden sebagai asisten pelatih kiper, dan Suwarto sebagai video analis.
Persita juga mengumumkan skuad untuk musim 2026/27, salah satunya ada Tyronne del Pino yang hadir secara langsung. Mantan pemain Persib itu menjadi salah satu dari 10 pemain asing yang dimiliki Persita musim ini.
Terkait jersi baru, jersi kandang Persita melanjutkan dan mengevolusikan motif kulit naga dari musim sebelumnya.
Konsep jersi itu merepresentasikan zirah prajurit yang ditempa dari berbagai pertempuran dan bukan sekadar pengulangan desain lama.
Persita menyebut jersi kandang merupakan sebuah transformasi menuju tantangan yang lebih besar. Warna ungu gelap dipilih sebagai identitas, kebanggaan, dan loyalitas klub yang berakar dari budaya Tangerang Raya, dipadukan dengan emas yang melambangkan ambisi dan kejayaan, serta putih sebagai elemen kontras yang menyala.
Detail potongan bahu dan samping terinspirasi dari lapisan zirah (armor-inspired cutting), melambangkan proteksi, kesiapan, dan disiplin layaknya pendekar yang selalu siap bertarung namun tetap bergerak percaya diri. Motif jacquard menyatukan tiga elemen identitas Persita, yakni aliran Kali Cisadane, siluet Benteng, dan Lidah Api.
Pesan tersembunyi Bound by Loyalty, Driven by Victory diselipkan di bagian bawah dan dalam jersi, merepresentasikan ikatan tak terpisahkan antara klub, pemain, dan suporter sejak 1953 (Bound by Loyalty), serta ambisi dan kerja keras untuk terus berprestasi (Driven by Victory).
Comment