“KAI Daop 1 berharap beberapa prasarana yang masih perlu diperbaiki atau disempurnakan dapat segera ditindaklanjuti, sebagaimana catatan hasil uji fasilitas yang dilakukan pada Senin, 16 Juni 2025. Hal ini penting agar pada saat pengoperasian nanti, seluruh fasilitas dapat berfungsi maksimal dan meminimalisir kendala sehingga layanan dapat berjalan sesuai harapan bersama,” ungkap Ixfan.

Skybridge ini juga menjadi bagian dari komitmen DJKA dan KAI dalam mendukung pengembangan transportasi berkelanjutan di kawasan perkotaan. Dengan mengintegrasikan berbagai moda transportasi berbasis rel dan ruang publik, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk menggunakan angkutan massal yang ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, dan menurunkan emisi karbon.

Baca Juga: Perpendek Jarak Terminal dan Stasiun, BPTJ Tambah Lintasan Skybridge Bojonggede 

DJKA bersama KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan integrasi layanan antarmoda, khususnya antara stasiun dan ruang publik, demi menciptakan transportasi yang aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat.