BANDUNG, CEKLISSATU-Seekor bangkai sapi ditemukan di aliran sungai  Cogindeweh Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kota  Bandung. Pertama kali  bangkai tersebut oleh warga sekitar karena mencium bau  tak sedap. Teryata dialiran sungai ada seekor sapi sudah mati. Sehingga langsung menghubungi Dinas Kebakaran dan  Penanggulangan Bencana (Diskar PB ) Kota Bandung.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan (Diskar PB Kota Bandung, Yusuf Hidayat mengatakan, laporan adanya seekor bangkai sapi dialiran sungai itu pertama kali dari seorang Ketua RT yang menginformasikan ke Kantor Damkar.

"Dikarenakan membuat tidak nyaman bagi warga sekitar Ketua RT setempat, melaporkan kejadian tersebut ke Emegency Call 113 Diskar PB Kota Bandung untuk meminta bantuan,"kata Yusuf Hidayat kepada wartawan.

Yusuf mengatakan, belum mengetahui asal sapi tersebut, karena terjatuh atau memang sengaja dibuang. Petugas Damkar pun langsung berkoordinasi dengan aparat kewilayahan


"Petugas kemudian melakukan assesment ke lokasi kejadiankemudian petugas melakukan penanganan dengan cara mendorong bangkai sapi ke area yang lebih dangkal hingga jauh dari area sekolah dengan alat Caramantel, dan Harnes akhirnya bisa dievakuasi dan dikubur jauh dari pemukiman warga,"ungkapnya.

Baca Juga : Peralatan Musik Basah Kehujanan, Rhoma Irama Batal Manggung di Resepsi 1 Abad NU


Hal serupa diungkapkan  Sekdis Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Sopyan saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian itu baru pertama kali terjadi.


"Baru ada kasus seperti ini," kata Sekdis LH Kota Bandung Sopyan.


Sopyan mengatakan, belum bisa memastikan apakah bangkai sapi itu sengaja dibuang, atau sapi tersebut jatuh ke aliran sungai. Selain itu, belum diketahui siapa pemilik sapi tersebut.


"Unsurnya apa buang bangkai sapi itu? Sebenarnya pencemarannya sesaat, kategorinya sampah juga, tapi dari aturan tidak boleh buang bangkai itu ke sungai," ungkapnya.


Sopyan mengatakan, DLH Kota Bandung akan menelusuri kejadian itu, dan akan mengecek air di aliran sungai itu.


"Kalau ketika ada air tambahan bakal ada pengenceran. Cuman perbuatannya yang harus kita telusuri, disengaja atau tidak," ungkapnya.