BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjadi salah satu gubernur yang tidak ikut memprotes kebijakan pemerintah pusat yang memangkas dana transfer daerah.
Diketahui, belum lama ini sejumlah gubernur datang ke Jakarta bertemu Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa untuk memprotes pemangkasan dana transfer pemerintah pusat.
Dedi Mulyadi membeberkan alasan tidak ikut ke Jakarta. Ia menilai, sebagai wakil pemerintah pusat di daerah tidak pantas menentang keputusan yang diambil pemerintah pusat.
Baca Juga: Dukung Penataan Lingkungan, DPRD Jabar Dorong Moratorium Izin Baru di Kawasan Bandung Utara
"Gubernur itu memiliki dua variabel. Pertama, dia adalah kepala daerah otonom yang dipilih oleh masyarakat melalui pemilihan langsung," ungkap Dedi Mulyadi.
"Kedua, dalam dirinya juga melekat sebagai wakil pemerintah pusat," tambah Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi mengatakan, pemotongan dana transfer daerah adalah keputusan pemerintah pusat yang harus dijalankan, bukan dipersoalkan.
Baca Juga: Menilik Warga yang Terdampak Pasca Penutupan Sementara Tambang di Wilayah Bogor Barat
"Pemotongan dana transfer daerah itu merupakan keputusan pemerintah pusat," tegas Dedi Mulyadi.
Comment