KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Guna menyukseskan program Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS), DPRD Kabupaten Bogor meminta Pemkab membangun fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) tersebar di wilayah Kabupaten Bogor.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara. Ia menilai, persoalan buang air besar di sungai yang dilakukan masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.

"Pemerintah harus hadir, bagaimana membuat MCK yang layak. Tempat mandi yang pantas untuk masyarakat," ucap Sastra Winara kepada wartawan, Minggu (19/01/2025).

Sastra Winara mengatakan, DPRD bersama Pemkab Bogor akan memberikan fasilitas tersebut agar dapat mengurangi tingkat pencemaran air.

"Akan kami hilangkan, tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar di sungai," terangnya.

Tidak hanya itu, DPRD dan Pemkab Bogor juga akan memberikan edukasi serta sosialisasi terkait ampak buruk BAB sembarangan.

"Edukasi harus disampaikan bahwa pola-pola seperti itu tidak baik dan tidak sehat," jelas Sastra Winara.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemkab Bogor melakukan verifikasi data ODF untuk mewujudkan masyarakat sehat, dan bebas dari penyakit perilaku BABS.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, ODF merupakan indikator penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“ODF tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi emberikan pengaruh positif pada perekonomian masyarakat. Dengan anggaran kesehatan yang terbatas, kita harus memprioritaskan upaya promotif dan preventif seperti program ODF,” tuturnya.

Menurut Sekda, verifikasi data ODF melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, hingga tingkat desa.

Proses verifikasi dilakukan secara menyeluruh, baik melalui pemeriksaan dokumen maupun verifikasi langsung di lapangan.