Bagi SPKA, hal ini bukan hanya tanggung jawab profesional, tetapi juga merupakan panggilan moral untuk menjaga dan merawat “rumah besar” perkeretaapian. Integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab moral menjadi fondasi utama dalam mengawal momentum pembaruan ini.
Komitmen Reformasi dan Tata Kelola Baik
Sejalan dengan semangat reformasi kelembagaan, SPKA akan terus menjalin komunikasi aktif serta memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait yang menjadi pemangku kepentingan langsung di sektor perkeretaapian.
SPKA juga mendorong pengelolaan sektor ini agar semakin profesional dan berbasis tata kelola yang baik, khususnya dalam aspek IMO, TAC, serta pengelolaan ruang milik jalan (Rumija) dan ruang manfaat jalan (Rumaja)
Langkah kenegarawanan Presiden RI menunjukkan kepemimpinan yang tegas, hadir, dan bertanggung jawab dalam:
1. Menata ulang penugasan strategis perkeretaapian (termasuk KCIC) agar berorientasi pada kepentingan nasional;
2. Memberikan kepastian dan perlindungan bagi pekerja serta masyarakat pengguna jasa;
3. Memastikan keberlanjutan pembangunan transportasi massal nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Ziarah dan Peneguhan Komitmen SPKA
Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perkeretaapian Indonesia, hari ini SPKA juga melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional sekaligus Direktur Utama pertama KAI, Ir. H. Djuanda, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
Comment