JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Satuan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan pengamanan dalam operasi penegakan hukum terhadap jaringan game online terlarang internasional yang berlokasi di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. 

Langkah itu merupakan bentuk sinergi antar-satuan kepolisian demi memastikan proses penindakan berjalan aman dan kondusif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto menyatakan, bahwa melibatkan personel bersenjata lengkap bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan mengingat skala operasi yang menyasar jaringan sindikat game online terlarang lintas negara.

"Benar, personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi untuk memberikan dukungan pengamanan area. Hal ini dilakukan guna menjamin kelancaran rekan-rekan penyidik di lapangan dalam mengumpulkan barang bukti serta mengamankan para terduga pelaku,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga: 6.000 Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Dinsos Kabupaten Bogor Lakukan Ini

Ia menyebut, operasi yang dilakukan di salah satu gedung di kawasan Hayam Wuruk tersebut berhasil mengidentifikasi adanya aktivitas perjudian game online terlarang yang terhubung dengan jaringan internasional. 

Saat ini, tim penyidik masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah individu yang diamankan serta menyita barang bukti berupa perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk operasional game online terlarang.

Penyidik kepolisian saat ini belum dapat merinci jumlah tersangka maupun peran spesifik dari masing-masing pihak karena proses pemeriksaan masih berlangsung secara intensif. 

Baca Juga: Rano Karno Beberkan Penyalahgunaan Bansos untuk Judi Online, 5.000 Penerima Terancam Dicabut

Informasi secara menyeluruh mengenai kronologi dan hasil pengungkapan akan disampaikan secara resmi dalam waktu dekat.

"Kami meminta masyarakat untuk bersabar. Saat ini tim masih bekerja secara teknis untuk membedah jaringan ini hingga ke akarnya. Rilis lengkap mengenai pengungkapan kasus ini akan segera kami sampaikan segera setelah proses penyelidikan awal dianggap cukup," ujarnya.