Menteri Koperasi RI Ferry Joko Juliantono mengatakan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem koperasi nasional agar lebih produktif, kompetitif, dan memiliki perlindungan sosial yang kuat.
Kami mendorong agar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau seluruh ekosistem koperasi, termasuk koperasi desa/kelurahan merah putih yang saat ini terus diperkuat sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di daerah. Kehadiran perlindungan sosial menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ferry Juliantono, Senin (11/5/2026).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menilai sinergi dengan Kementerian Koperasi menjadi langkah penting dalam memperluas perlindungan sosial bagi seluruh lapisan pekerja, termasuk sektor koperasi dan ekonomi kerakyatan.
Perlindungan tersebut mencakup berbagai risiko kerja seperti kecelakaan kerja, Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga risiko kematian. Upaya itu juga sejalan dengan strategi 3C BPJS Ketenagakerjaan, yakni Coverage, Care, dan Credibility.
Coverage diwujudkan melalui perluasan perlindungan di seluruh ekosistem koperasi, termasuk koperasi desa/kelurahan Merah Putih.
Sementara Care dilakukan dengan menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau dalam proses pendaftaran maupun pembayaran iuran.
Adapun Credibility dijalankan melalui penguatan tata kelola, integrasi data kepesertaan, serta kolaborasi antar lembaga agar perlindungan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan pekerja dan ekosistem koperasi mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara mudah, cepat dan berkelanjutan. Kalo dilihat dari potensi kerja sama dengan Kementerian Koperasi saat ini cukup besar, dari koperasi reguler sendiri memiliki potensi sekitar hampir 142 ribuan koperasi, itu baru sekitar 9 ribuan yang terdaftar, sedangkan dari koperasi merah putih dari potensi sekitar 81 ribu sudah masuk sekitar 800,” ujar Saiful.
Comment