BANDUNG, CEKLISSATU -- Guna memastikan tidak ada lagi kelangkaan LPG 3 KG di masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan mengawasi ketersediaan LPG 3 Kg.
"Bapak presiden sudah memerintahkan bahwa pengecer boleh menjual, tentunya kami berharap sudah tidak ada lagi, bukan kelangkaan, masalah distribusi sudah beres," ungkap Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, seperti dikutip pada Kamis (06/02/2025).
Bey Machmudin menyebutkan, pengawasan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan bakal dilakukan guna memastikan tidak adanya kelangkaan LPG 3 Kg di masyarakat.
"Melalui Indag ada pengawasan. Pengawasannya ada monitoring dengan dinas-dinas," terang Bey Machmudin.
Baca Juga: Dar Edi Yoga: Kelangkaan LPG 3 Kg Akibat Pengoplosan ke Tabung Besar
Selain itu lanjutnya, ia berharap masyarakat aat ini tidak lagi kesulitan memperoleh LPG 3 Kg.
Bey Machmudin mengatakan, pembatasan penjualan LPG 3 Kg tersebut bertujuan gar disparitas Harga yang tidak terlalu besar ketika dibeli masyarakat.
"Ini bukan kelangkaan, hanya masalah distribusi. Harusnya dengan dibolehkan kembali. Sudah tidak ada masalah," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, kabar gembira. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Menteri ESDM agar mengaktifkan kembali para pengecer untuk menjual gas LPG 3 Kg per hari ini, Selasa (04/02/2025).
Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Menteri ESDM Aktifkan Lagi Pengecer Menjual LPG 3 Kg
Terkait hal ini, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebutkan, sudah berkomunikasi dengan Presiden Prabowo soal polemik kebijakan pelarangan pengecer menjual gas LPG 3 Kg hingga mengakibatkan kepanikan warga.
Hasil komunikasi tersebut, Presiden Prabowo memutuskan agar mengaktifkan kembali para pengecer menjual LPG 3 Kg.
"Setelah komunikasi dengan presiden, presiden telah menginstruksikan kepada ESDM bahwa per hari ini mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang ada untuk berjualan seperti biasa," ungkap Sufmi Dasco Ahmad, seperti dikutip pada Selasa (04/02/2025).
Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, kebijakan pelarangan itu sebetulnya bertujuan untuk menertibkan harga yang ada di pengecer supaya tidak mahal.
Baca Juga: Pembelian LPG 3 Kg Sepenuhnya di Pangkalan Resmi, Pertamina Siapkan Akses Titik Pangkalan Terdekat
Namun, melihat kondisi di lapangan maka para pengecer tetap menjual LPG 3 Kg sambil menyelaraskan aturan agar pengecer nantinya menjadi sub-pangkalan penjualan LPG 3 Kg.
"Sambil kemudian pengecer-pengecer itu akan dijadikan sub-pangkalan sehingga dengan aturan-aturan yang ada nanti akan menertibkan harga supaya tidak mahal di masyarakat," terang Sufmi Dasco Ahmad.
"Jadi pengecer yang akan menjadi sub pangkalan ini akan ditentukan juga harganya sehingga harga di masyarakat itu tidak mahal," tambahnya.
Sufmi Dasco Ahmad memastikan stok LPG 3 kg masih sangat memadai dan tidak ada kelangkaan. Ia menegaskan, yang terjadi hanya efek dari kebijakan pengaturan distribusi LPG 3 kg agar tepat sasaran dengan harga terjangkau.
Comment