BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Di tengah ramainya pemberitaan terkait OTT KPK yang menyeret pejabat Imigrasi Jawa Barat, pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Bandung tetap berjalan normal.
Masyarakat yang datang mengurus dokumen keimigrasian mengaku tidak merasakan perubahan maupun gangguan dalam proses pelayanan.
Sejumlah masyarakat yang datang untuk mengurus paspor mengaku tidak merasakan adanya gangguan maupun perubahan dalam proses pelayanan.
Aktivitas di kantor imigrasi terlihat berlangsung seperti biasa, mulai dari tahap pendaftaran hingga proses wawancara dan perekaman data.
Para pemohon paspor menyebut seluruh tahapan pengurusan dokumen keimigrasian berjalan lancar sesuai prosedur yang berlaku.
Mereka juga menilai petugas tetap memberikan pelayanan dan informasi dengan baik sehingga tidak mengalami kendala selama proses pengurusan.
Salah seorang pemohon paspor, Cinta mengatakan, pelayanan yang diterimanya tetap profesional dan tidak terpengaruh oleh kasus yang saat ini sedang ditangani aparat penegak hukum.
Baca Juga: Sembilan Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Dalam Kurun Waktu 17 Bulan, Berikut Ini Daftarnya
"Tapi kami berharap kasus OTT yang menyeret sejumlah pejabat imigrasi dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan integritas serta memperkuat pengawasan internal di lingkungan kerja," katanya, Kamis (4/6/2026).
Hal serupa diungkapkan, Rahma juga berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang agar kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian tetap terjaga.
"Pelayanan publik di bidang keimigrasian diharapkan dapat terus berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel," katanya.
Baca Juga: OTT KPK Kian Marak di Sejumlah Daerah, Ketua LSM PRB Johan Pakpahan Angkat Bicara
Kasus OTT KPK yang terjadi di lingkungan Imigrasi sebelumnya menjadi sorotan setelah sejumlah pejabat imigrasi diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
Namun hingga kini, pelayanan kepada masyarakat di berbagai kantor imigrasi, termasuk di Kota Bandung, tetap berlangsung sebagaimana mestinya.
Comment