“Ada namanya istilah TWP 90. Itu adalah tingkat wan prestasi, yang menunjukkan bahwa kepatuhan kita dalam melakukan pembayaran. Sejauh ini indikatornya masih di bawah 5 persen," terangnya.
Baca Juga: Ditlantas Polda Jabar Siapkan Skenario Rekayasa Lalu Lintas Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025
"Artinya, ya masih bisa dianggap masyarakat Jawa Barat banyak yang mengakses, tapi secara pembayaran pun juga rutin. Masih patuh ya, masih dinilai patuh melakukan pembayaran,” pungkas Ambar.
Diketahui OJK Pusat juga sudah memprediksi terkait lonjakan transaksi dan trend penggunaan pinjol atau pay later menjelang lebaran. Hal itu disebabkan pertumbuhan kinerja pinjol dan paylater yang didukung dengan tingkat pembiayaan bermasalah yang masih terjaga stabil.
Hal tersebut menunjukkan masih tingginya permintaan masyarakat, seiring dengan peningkatan transaksi digital.
"Diperkirakan terjadi peningkatan permintaan pembiayaan BNPL (Buy Now Pay Later) oleh PP (perusahaan pembiayaan) dan Pindar menjelang lebaran tahun ini, namun diharapkan akan lebih terkendali agar tidak menimbulkan peningkatan NPF ke depan," kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK, Agusman dalam keterangannya, Sabtu (08/03/2025) lalu.
Comment