Selain itu lanjutnya, modus si pelaku memberitahukan nasabah mendapat tukar point hadiah, yang ternyata cara ini hanya “akal-akalan” semata. 

Baca Juga: Titik PKL Kota Bogor Dibongkar, Jenal Mutaqin Cari Oknum yang Bermain!

Para nasabah diminta memasukkan pin mobile banking masing-masing. Setelah gadget berpindah tangan ke tangan oknum, lalu pilihan menu di-setting dengan kilah untuk tujuan menebus bonus voucher, mengaktifkan rekening dormant atau meng-install m-banking.

“Dengan memanfaatkan kelengahan dan kepercayaan nasabah yang umumnya berusia lanjut, terjadilah proses transfer dana yang tidak diketahui oleh nasabah,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari oknum pegawai berinisial SPL.