Sementara itu, Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan salah satu prioritas Gubernur Jawa Barat, terutama di wilayah Bandung Raya, Bogor, dan Depok.
"Potensi sampah di kawasan ini mencapai 2.000 ton per hari. Padahal TPPAS Lulut Nambo sudah didesain untuk menampung 2.300 ton, tapi saat ini baru beroperasi 50 ton. Masih sangat jauh," kata Herman.
Baca Juga: Atasi Pengelolaan Sampah, Menteri Lingkungan Hidup Gandeng Duta Besar Brazil
Ia menyambut baik dorongan optimalisasi kapasitas dari pemerintah pusat dan berharap peningkatan produksi RDF bisa direalisasikan secara bertahap. Jika kapasitas maksimal tercapai, maka Lulut Nambo berpotensi menghasilkan sekitar 800 ton RDF per hari.
Namun, menurut Herman, kunci percepatan proyek ini terletak pada kepastian pasar dan harga RDF yang kompetitif.
Comment