BANDUNG, CEKLISSATU - Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS) dr Rachim Dinata Marsidi mengatakan bahwa pihaknya telah menonaktifkan dan memberikan Surat Peringatan SP 1 kepada perawat Buntut viralnya video di media sosial yang dialami pasien bayi ibu Nina Saleha.

"Perawatnya di non aktifkan dipindahkan ke bagian yang tidak melayani pasien dan diberikan SP 1,"katanya Dirut RSHS Bandung, dr Rachmi, dalam ketetangannya, Sabtu (11/4/2026).

Selain itu, Pihak RSHS Bandung siap dilakukan evaluasi dan sudah melaporkan kejadian ini ke Kemenkes.

"kami RSHS siap utk dilakukan evaluasi oleh kemenkes dan kami sudah melaporkan ke kemenkes kejadian ini,"ungkapnya.

Baca Juga: Diduga Lalai, Bayi di NICU RSHS Bandung Nyaris Tertukar, Sang Ibu Histeris Saat Melihat Anaknya Dibawa Orang Lain

Lebih lanjut, kata Rachmi RSHS akan mengevaluasi dan melakukan pembinaan lagi kepada para perawat terhadap kepatuhan melaksanakan SOP mengenai penyerahan  bayi kepada orang tauanya,yg selama sudah berjalan dengan baik.

Sebelumnya,  Manajemen Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pasien bayi dari Ibu Nina Saleha. 

Hal ini merupakan respons cepat pihak rumah sakit, menyusul unggahan keluhan yang sempat viral di media sosial TikTok pada 8 April 2026.

Melalui siaran pers resminya, pihak RSHS menyatakan rasa penyesalan yang mendalam atas pengalaman tidak menyenangkan yang dialami keluarga pasien selama menjalani proses perawatan medis di rumah sakit tersebut.

Pihak manajemen menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dalam menanggapi aspirasi masyarakat. Tim dari RSUP Dr. Hasan Sadikin dilaporkan telah bergerak cepat dengan melakukan kunjungan langsung serta menjalin komunikasi intensif dengan Ibu Nina Saleha.

Baca Juga: Sidang Tuntutan Dokter Priguna Anugrah Pratama dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di RSHS Bandung Ditunda

"Tim kami telah berkomunikasi langsung dengan Ibu Nina Saleha untuk mendengar keluhan yang dimaksud. Saat ini, permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan," tulis pernyataan resmi manajemen RSHS.

Peristiwa ini menjadi momentum bagi RSHS, untuk melakukan introspeksi dan evaluasi internal. 

Manajemen berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, sesuai dengan regulasi dan standar prosedur operasional yang berlaku.

"RSHS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta melakukan perbaikan berkelanjutan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan kami," tutup pernyataan tersebut.