BANDUNG, CEKLISSATU.COM - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menyatakan siap mengembangkan pesawat untuk mendukung kebutuhan transportasi udara nasional, termasuk ambulans udara hingga pesawat pemadam kebakaran.
Kesiapan tersebut disampaikan dalam peringatan 50 tahun PTDI yang turut dihadiri Wakil Menteri Ketenagakerjaan dan Wakil Menteri Bappenas.
Pengembangan pesawat tersebut dilakukan untuk mendukung layanan di wilayah yang sulit dijangkau melalui transportasi darat.
Baca Juga: Seru dan Satu-satunya di Asia Tenggara Wisata Edukasi Kedirgantaraan PTDI
Salah satu yang diproyeksikan untuk dikembangkan menjadi ambulans udara adalah pesawat N-219.
Dengan ukuran dan spesifikasinya, N-219 dinilai memiliki kemampuan yang sesuai untuk mendukung layanan kesehatan di daerah terpencil.
Pesawat ini juga tidak selalu membutuhkan bandara besar untuk melakukan lepas landas maupun pendaratan.
Baca Juga: Polri Siapkan Ambulans Udara Selama Operasi Lilin 2024 untuk Dukung Libur Nataru
Kemampuan tersebut dinilai penting untuk menjangkau wilayah tiga T, yakni terluar, terdepan, dan tertinggal.
Sejumlah wilayah seperti Kepulauan Riau, Maluku, hingga Nusa Tenggara Timur dinilai membutuhkan dukungan transportasi udara untuk memperluas akses layanan kesehatan.
Selain ambulans udara, PTDI juga membuka peluang pengembangan pesawat yang dapat beroperasi di wilayah dengan akses terbatas, termasuk pesawat yang mampu mendarat di permukaan air.
Baca Juga: BRI Peduli Serahkan Satu Unit Ambulans ke Yayasan Rahaya Wangi Pasundan di Kota Bogor
Wakil Menteri Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan, untuk menjangkau daerah yang sulit diakses dengan kendaraan akan dibuat ambulan Udara.
"Sesuai Arahan Bapak Presiden tentunya PTDI akan siap mengembangkan itu, apalagi saat ini PTDI sudah memiliki N219, dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut pesawat N-212 dan N-219 dinilai dapat dikembangkan sesuai kebutuhan operasional," kata Febrian Alphyanto Ruddyard di Bandung, Rabu (26/8/2026).
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus mengatakan bahwa kita ketahui kondisi di Papua, Kepri dan Maluku, dan NTT oleh karena itu Kementerian Kesehatan menyambut baik PTDI akan bersiap untuk membuat ambulan ampibi yang bisa mendarat di sungai maupun di darat tanpa adanya landasan.
Baca Juga: DPRD Jabar Dorong BIJB Kertajati Jadi Industri Dirgantara, Tedy Rusmawan: Tangkap Peluang Kolaborasi
"Karena N-219 ini cukup handal dan cocok untuk dipergunakan sebagai ambulan udara dan saat ini pemerintah akan memesan terlebih dahulu untuk kebutuhan di 3 wilayah itu Papua, Maluku dan NTT," katanya.
Sementara Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan mengatakan, Pengembangan pesawat juga tidak terbatas pada layanan kesehatan dan transportasi.
PTDI menyatakan siap mendukung kebutuhan lain, termasuk pengembangan pesawat pemadam kebakaran untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama saat musim kemarau.
"PT Dirgantara Indonesia siap mengembangkan produk pesawat sesuai kebutuhan nasional dan arahan pemerintah," katanya.
Gita mengatakan, PTDI menegaskan komitmennya mendukung kebutuhan transportasi udara nasional, mulai dari ambulans udara untuk memperluas akses layanan kesehatan di wilayah terpencil hingga pesawat pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Comment