BOGOR, CEKLISSATU -- Gudang penyimpanan gas elpiji di Desa Pabuaran Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor kebakaran, pada Minggu (24/11/2024) pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Gunung Sindur, Kompol Budi Santosa menyebutkan, pada Minggu (24/11/2024) petugas piket menerima laporan warga telah terjadi kebakaran. Kemudian petugas piket yang dipimpin Pawas AKP Rus Oktavianto menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Petugas mendapati kobaran api dan kepulan asap berasal dari dalam area gudang penyimpanan gas elpiji. Saat waktu bersamaan datang satu unit mobil Damkar Parung, kemudian datang lagi dua unit mobil Damkar Tangsel. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIB," ungkapnya dalam keterangan resmi, Senin (25/11/2024).

Baca Juga : Polres Bogor Apel Gelar Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Praja Lodaya 2024 Wilayah Kabupaten Bogor

Hasil penyelidikan investigasi kepolisian diperoleh bahwa identitas pemilik gudang yaitu MY (48). Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp300 juta.
 
"Hasil penyelidikan investigasi polisi di TKP, yaitu saksi T menyalakan kompor gas bermaksud akan memasak. Tiba-tiba api menyambar hingga ke tempat penyimpanan gas elpiji, kemudian merambat ke mobil pengangkut tabung-tabung kosong gas 3Kg. Menurut saksi sudah ada kebocoran pada tabung gas, hingga terjadi kebakaran," bebernya.

Berdasarkan cek TKP pihak kepolisian barang bukti yang terbakar di antaranya 270 tabung gas 3Kg, 20 tabung gas 12Kg, enam tabung gas 50Kg, satu unit mobil pickup merek Suzuki Tayo, dan beberapa alat suntik gas.

Baca Juga : Pj Bupati Bogor Bachril Bakri Pastikan Kemendikdasmen akan Jamin Perlindungan Para Guru

Dari hasil interogasi pemeriksaan awal para saksi-saksi di TKP serta dikaitkan dengan adanya barang bukti serta pendalaman analisa fakta dapat disimpulkan bahwa kebakaran tersebut berawal dari kompor gas yang dinyalakan lalu menyambar ke gas dari kebocoran tabung elpiji.

"Hingga berita ini diturunkan, lokasi TKP masih di pasang garis polisi dan pihak kepolisian masih melakukan investigasi penyelidikan lanjut, apakah ada penyebab lain dari adanya kebakaran tersebut," pungkasnya.