KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti maraknya pembangunan villa di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Dedi mengatakan bahwa keberadaan banyak villa dan bangunan di Puncak menjadi penyebab terjadinya banjir dan tanah longsor akhir-akhir ini.
Pasalnya, beberapa lahan perkebunan yang dulunya kosong kini telah diubah menjadi bangunan dengan menebangi area tersebut.
Baca Juga: Pemerintah Ambil Langkah Tegas, Empat Bangunan di Puncak Bogor yang Diduga Picu Banjir Ditutup
"Ini menyebabkan air mengalir ke Jakarta, karena mereka mencari tempat untuk berlindung," kata Dedi Mulyadi kepada wartawan di kawasan Puncak Bogor, pada Jumat (07/03/25).
Karena itu, Dedi Mulyadi meminta warga Jakarta, yang sebagian besar memiliki lahan di Puncak Bogor, agar tidak membangun villa.
"Utamanya warga yang tinggal di Jakarta, jangan lagi bangun bangunan villa dan sejenisnya di puncak," tegasnya.
Baca Juga: Pembongkaran Tempat Wisata Hibisc Fantasy Puncak Kabupaten Bogor
Ke depannya, Dedi berencana berkoordinasi dengan Gubernur Jakarta untuk upaya penanggulangan bencana.
"Karena Jawa Barat adalah pintu gerbang bagi DKI (Jakarta), dan penting untuk melindungi warganya," pungkasnya.
Comment