BOGOR, CEKLISSATU - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengungkap, jika Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), telah memberikan lampu hijau untuk kelanjutan pembangunan jalur khusus tambang di Kabupaten Bogor.
"Sekarang dari Kementerian BKPM sudah lampu hijau bisa diteruskan, karena itu harus memberikan jaminan investasi kepada perusahaan yang ingin konsorsium," katanya kepada wartawan, Selasa 14 Maret 2023.
Namun demikian, kata dia, target
ground breaking atau peletakan batu pertama dalam pembangunan jalan tersebut harus mundur.
Baca Juga : Simulasi Penyelamatan Korban Kebakaran
"Rencana targetnya mundur sedikit, tapi setelah penyelesaian administrasi dilengkapi kalau dilihat-lihat habis lebaran 2023," jelasnya.
Diketahui, Pemprov Jawa Barat berencana membangun tol tambang di wilayah Kabupaten Bogor sepanjang 24 kilometer. Jalan yang merupakan janji kampanye Gubernur Ridwan Kamil tersebut rencananya
akan menyambungkan setiap quarry yang ada di wilayah Rumpin, Cigudeg dan Parungpanjang.
Nantinya, pembangunan jalur tambang ini akan dimulai dari Jalan Bunar dan akan menembus ke quarry yang ada di Cigudeg dan Parungpanjang.
Bahkan, Pemprov Jabar sendiri sebelumnya diketahui sudah mengantongi feasibility study (FS) dan DED untuk jalur khusus tambang tersebut.
"Kalau tidak ada halangan dalam waktu dekat ada investornya, setelah itu bisa dilakukan pengerjaan. Ini sesuai komitmen Bupati Bogor dan Pemprov Jabar untuk mengatasi permasalahan yang sudah berlangsung bertahun-tahun,” kata Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum beberapa waktu lalu.
Comment