BOGOR, CEKLISSATU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana mengusulkan adanya pergeseran anggaran penanganan Covid-19 di desa dialokasikan untuk kebutuhan Pemilu.
Bukan tanpa alasan Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan menyebut, rencana usulan itu akan disampaikan karena penggunaan anggaran Covid-19 sudah tidak lagi dipakai di pemerintahan tingkat desa.
Baca Juga : 2 Perempuan di Antara 42 Tersangka, Bu RW Positif Narkoba Dirilis Polres Bogor?
"Nah, (itu) wacana, karena status bencana Covid-19 sudah dicabut. Di tahun politik ini mudah-mudahan usulan ini bisa jadi pembahasan di Kemendagri," kata Iwan kepada wartawan, Selasa 8 Agustus 2023.
Pada anggaran itu, Kabupaten Bogor mendapatkan sekitar delapan persen untuk penanganan Covid-19 di desa.
Usulan pergeseran anggaran itu, kata Iwan, akan digunakan untuk untuk sosialisasi kepemiluan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa.
"Bisa jadi solusi untuk pendanaan sampai tingkat desa melalui 8 persen untuk penanganan Covid-19 itu, kan udah dicabut berarti tahun ini mudah-mudahan bisa digeser untuk penanganan sosialisasi kepemilikan di Desa," jelas dia.
Kendati demikian, Iwan mengaku perubahan penggunaan anggaran di tingkat desa memerlukan payung hukum yang kuat. Sehingga ia mendorong pemerintah pusat untuk memikirkan itu demi kelancaran berlangsungnya pemilu.
"Itu harus pakai payung hukum," jelasnya.
Comment